
Jakarta, Prince Cooke Indonesia
—
Ingin menjajal
street food
terbaik di dunia? Coba datangi daftar kota terbaik untuk mencari
street food
2026 berikut ini.
Pemeringkatan ini baru dirilis oleh
Time Out
pada Juli lalu. Pemeringkatan menghadirkan kota-kota terbaik di dunia yang patut dikunjungi oleh kamu yang ingin menjajal berbagai
street food
ciamik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daftar ini dibuat berdasarkan survei terhadap 24 ribu orang di seluruh dunia.
Time Out
meminta responden untuk menilai kualitas kuliner serta aspek-aspek spesifik seperti kafe, tempat brunch, dan restoran mewah.
Ho Chi Minh (Vietnam) menduduki posisi teratas. Sebanyak 63 persen responden menganggap Ho Chi Minh sebagai surga bagi
street food
.
Time Out
bahkan menyarankan, abaikan reservasi di restoran-restoran berbintang Michelin di Ho Chi Minh, lalu telusuri gang-gang di sekitar Pasar Ben Thanh.
“Ambil bangku plastik kecil di sudut terdekat, seimbangkan dengan semangkuk pho yang harum atau lahap banh mi yang renyah dan lezat,” tulis
Time Out
.
Di bawah Ho Chi Minh, ada Kuala Lumpur (Malaysia) yang berada di peringkat ke-2. Yang direkomendasikan adalah deretan warung makan malam hari di Jalan Alor.
Tak disangka, Jakarta masuk dalam daftar. Jakarta berada di posisi ke-3 bersama dengan Taipei (Taiwan) yang dipilih oleh 59 persen responden.
“Di Jakarta, keajaiban kuliner terjadi di warung pinggir jalan, tempat penduduk setempat menikmati sepiring nasi goreng pedas dan gado-gado yang berlumuran kacang,” tulis
Time Out
.
Sementara di Taipei, yang direkomendasikan adalah pasar malam neon legendaris yang menjadikan Shilin sebagai menu utama.
Berikut daftar kota terbaik di dunia untuk menjajal street food tahun 2026:
1. Ho Chi Minh (Vietnam) — 63 persen
2. Kuala Lumpur (Malaysia) — 62 persen
3. Jakarta (Indonesia) — 59 persen
4. Taipei (Taiwan) — 59 persen
5. Mexico City (Meksiko) — 58 persen
6. Manila (Filipina) — 58 persen
7. Hanoi (Vietnam) — 57 persen
8. Johannesburg (Afrika Selatan) — 56 persen
9. Bangkok (Thailand) — 56 persen
10. Mumbai (India) — 55 persen
11. Marrakesh (Maroko) — 55 persen
12. Los Angeles (Amerika Serikat) — 54 persen
13. Beijing (China) — 54 persen
14. Singapura — 54 persen
15. Jaipur (India) — 53 persen
16. Guadalajara (Meksiko) — 52 persen
17. Nairobi (Kenya) — 52 persen
18. Bukares (Rumania) — 52 persen
19. New Delhi (India) — 52 persen
20. Accra (Ghana) — 51 persen
(asr)
Baca lagi: Jessica Mila Bantah soal ‘Orang Dalam’ di Unggahan Pulau Padar
Baca lagi: Liburan ke Jepang Main di Disneyland, Siap-siap Bayar Lebih Mahal
Baca lagi: FOTO: Menjaga Kitab Kuno Pesantren Boyolali yang Nyaris Punah